BELAJAR KEHIDUPAN DARI ANAK TUNA GANDA SEKOLAH LUAR BIASA

Januari 08, 2018

Punya satu kekurangan saja sudah susah, bagaimana kalau dua?


doc. Kelas Inspirasi Batam by Dzikri

Jika Anda merasa, hidup Anda yang paling menderita di dunia, cobalah berkunjung ke Sekolah Luar Biasa di kota Anda. Maka perasaan menderita itu akan berganti menjadi rasa syukur yang tak berkesudahan.

Karena Anda akan bertemu dengan anak - anak luar biasa seperti mereka.

Doc. Kelas Inspirasi Batam by Dzikri

Seperti pagi ini, Senin 8 Januari 2018, saya dan 30 orang relawan Kelas Inspirasi Batam, berkunjung ke Sekolah Luar Biasa Negeri Batam. Hujan yang turun di pagi ini, tidak membuat langkah kami para relawan yang berasal dari berbagai profesi (mulai dari Dokter, Polisi, Blogger, sampai beragam Officer ), surut ke belakang.

Dilatar belakangi rasa ingin tahu dan mengenal lebih dekat, tentang pendidikan anak - anak berkebutuhan khusus, beramai - ramai kami mengambil cuti sehari. Memantapkan hati untuk belajar arti kehidupan dari anak - anak luar biasa ini.

Upacara Bendera dipimpin Pak Polisi
Layaknya hari Senin pada sekolah lainnya, hari ini kamipun mengikuti Upacara Bendera. Dipimpin oleh salah seorang relawan yang berprofesi sebagai Polisi.

Siapa sangka upacara berjalan dengan khidmat dan lancar. Bedanya dengan pelaksanaan di sekolah umum lainnya, hanya terletak pada penampilan para pelaksana upacara. Mereka masih didampingi oleh guru kelas, untuk mengucapkan intruksi upacara. Dan uniknya saat pengarahan dari Kepala Sekolah, ada guru yang menterjemahkan langsung dengan bahasa isyarat yang lancar.

Terdapat 11 kelas di sekolah ini, 2 kelas Tuna Rungu, 1 kelas Tuna Netra dan Tuna Daksa, 6 kelas Tuna Grahita. Dan saya kebagian masuk ke kelas Tuna Netra dan Tuna Daksa.

Siswa - siswa di kelas Tuna Netra dan Tuna Daksa
Di SLBN ini, Tuna Netra dan Tuna Daksa digabung. Dikarenakan di kelas ini hampir semua siswanya Tuna Ganda. Maksudnya dia mengalami Tuna Grahita sekaligus Tuna Netra total dan ada beberapa yang low vision, alias hanya bisa melihat dari jarak beberapa cm saja.

Di luar ekspektasi saya sebenarnya. Awalnya saya mau mengajak mereka melakukan Art Therapy dengan media gambar dan pensil warna. Ternyata TIDAK COCOK. Sehingga saya mengeluarkan peralatan yang lain, berupa play doh dengan beberapa jenisnya.

Bermain Clay bersama Azizah 

Jangan ditanya bagaimana reaksi mereka. Karena sama seperti anak - anak lainnya, senang mendapat mainan baru. Kegiatan ini melatih gerak motorik tangan mereka, serta sebagai media pemancing untuk bercerita.

Bedanya dengan anak - anak yang saya hadapi biasanya adalah perhatian harus tercurah satu per satu. Memberi contohnya juga langsung satu per satu ke anak, sambil memegang tangan mereka.

Di kelas - kelas lain, para relawan melakukan berbagai kegiatan kreativitas seperti di bawah ini.

Mewarnai

Menempel Potongan Kertas

Menyusun Puzzle Huruf

Finger Paiting
Simulasi Menggosok Gigi
Tentunya semua kegiatan kami di kelas ini didampingi oleh guru kelasnya masing - masing. Sehingga semua berjalan dengan lancar dan ceria. Para gurupun ikut senang, karena mendapat ide - ide baru yang bisa diterapkan kepada anak - anak selanjutnya.

Di akhir acara semua hasil karya perkelas di pamerkan dan mendapat hadiah yang telah kami sediakan.

Pagelaran Karya Siswa SLBN Batam

Lalu dimana letak pelajarannya?

1. Jika Anda merasa jerawat di wajah, badan gemuk atau terlalu kurus, badan pendek, tampang jelek, merupakan sebuah kekurangan, hmmm masih berpikir begitu sekarang?

2. Jika Anda merasa anak Anda sekarang menjadi sebuah masalah saat mereka beranjak remaja, dan Anda kehilangan kesabaran merawat mereka, bagaimana dengan orang tua anak - anak ini?

3. Jika Anda merasa pekerjaan Anda adalah yang paling hebat dan paling keren apalagi paling bermanfaat, lihat para guru - guru disini.

Foto Bersama Di Depan Sekolah
Ada yang bertanya kepada saya, kenapa sih memilih mengunjungi SLB?
Jawaban cukup 1 kalimat saja.

Karena Semua Anak Berhak Punya Cita - Cita.

Semoga Bermanfaat
COACH ADE
FB/IG: @adejamil - WA: 0813 6433 3576
Email: adejamil@gmail.com

You Might Also Like

4 komentar