BELAJAR BISNIS DENGAN 12 PERTANYAAN SBM

Oktober 01, 2018

Bingung mau memulai bisnis dari mana? Atau bingung bagaimana cara yang efektif untuk memajukan usaha Anda?



Coba saja jawab 12 pertanyaan di bawah ini, yang diambil dari pendekatan Smart Business Map yang diprakarsai oleh Budi Satria Isman – OIM Pro Indonesia.

1. What is the problem?

Apa masalah dari calon konsumen yang mau Anda selesaikan? Ya, sebuah bisnis pada dasarnya beranjak dari sebuah masalah yang menjadi peluang usaha. Seru ya, masalah orang lain ternyata sebuah peluang bisnis bagi yang lainnya. Bagaimana kalau bisnis Anda bukan untuk menyelesaikan masalah orang lain? Siap – siap saja gulung tikar, karena usaha Anda tidak dibutuhkan para konsumen.

Lalu benarkah, masalah yang Anda anggap masalah itu, memang benar sebuah masalah? Nah disini Anda perlu validasi pasar terlebih dahulu. Berapa banyak orang yang mengalami masalah tersebut di sekitar Anda?

2. Who has the problem?

Siapa target market Anda. Anda sudah validasi pasar kan. Jadi sudah tahu siapa saja calon pelanggan Anda. Nah… carilah informasi sebanyak-banyaknya dari para calon pelanggan Anda ini. Mulai dari dimana mereka tinggal, jenis kelamin, berapa rentang usia, sampai pada kebiasaan mereka sehari-hari. Semakin Anda mengenal calon pelanggan Anda, maka semakin terarah strategi pemasaran produk atau jasa yang akan Anda lakukan untuk mengambil perhatian mereka, mau online atau offline.

Sebaliknya, bila Anda masih blur dengan para calon pelanggan Anda, maka strategi marketing Anda akan bersifat umum saja, dan tentunya jumlah closing yang terjadi tidak sesuai target penjualan.

3. What is the solution?

Produk dan jasa yang akan bertahan, tentu yang bisa menyelesaikan masalah pelanggan. Itulah gunanya Anda harus tahu masalah apa yang akan Anda tawarkan solusinya. Serunya lagi, ternyata di luar sana juga ada orang lain yang berpikiran sama dengan Anda, sehingga menawarkan solusi yang sejenis.

Coba dilist solusi yang sudah ada di pasaran terlebih dahulu. Lalu Anda pastikan apakah solusi yang ditawarkan oleh produk atau jasa Anda ini, merupakan solusi yang baru, penyempurnaan atau sama saja dengan yang lain. Hal ini akan membuat Anda tahu akan kelebihan dan kekurangan produk Anda.

4. How big is the market?

Sudah tahu apa masalah yang akan Anda selesaikan, sudah tahu siapa saja yang punya masalah ini, dan sudah memvalidasi solusi yang Anda tawarkan memang benar dibutuhkan oleh pelanggan. Sekarang Anda pasti tahu berapa besar target market Anda kan.

Mengetahui seberapa besar target market, membuat Anda mengetahui peluang keberlangsungan bisnis Anda. Kalau peminatnya kecil, tentu saja bisnis Anda akan seumur jagung kan, tandanya Anda harus berpikir ulang tentang produk atau jasa Anda, setuju?

5. What factors will Impact the business?

Keberlangsungan usaha Anda ternyata juga dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal. Hal ini sering diabaikan pelaku bisnis, sehingga usaha yang dibangun sedemikian rupa, omsetnya merosot tajam tanpa pemberitahuan.

Apa saja faktor eksternal yang dimaksud, makro ekonomi, kebijakan pemerinath, LSM, competitor, supplier, perubahan prilaku konsumen sampai perubahan teknologi. Semua hal ini perlu Anda cermati, supaya tidak memberi impact yang negatif terhadap keberlangsungan bisnis Anda.

6. Why do people choose you?

Apa yang membuat pelanggan memilih produk atau jasa Anda daripada produk dan jasa yang lain? Sama seperti orang berjualan di pasar, mengapa Anda memilih membeli di lapak yang ini bukan yang itu, padahal barang yang dijual sama.

Tanpa kita sadari setiap produk yang kita beli memiliki keunikan atau kelibihan dari produk yang lain. Baik itu kelebihan dari fungsi produk, harga, pelayanan, kualitas, kemudahan, exklusif, proses, hingga bahannya. Nah kalau produk Anda, apa kelebihannya?

7. How do you sell your product?

Apa strategi pemasaran Anda? Sudahkah harga produk Anda sesuai dengan target pelanggan? Bagaimana pelanggan bisa mendapatkan produk Anda? Sudahkah Anda menyesuaikan dan memperbaharui ini semua?

Banyak yang bilang, ujung tombak dari sebuah bisnis adalah pemasaran. Dan uniknya strategi pemasaran selalu berubah-ubah sesuai dengan kondisi pasar. Siapa yang paling flexible, kreatif dan selalu berinovasilah yang bisa memenangkan persaingan.

8. How do you keep your customer? 

Siapa yang butuh pelanggan? Pelanggan yang butuh Anda atau Anda yang butuh pelanggan? Cara berfikir ini akan mempengaruhi cara Anda dalam melayani pelanggan. Kalau Anda mau belajar dari perusahaan-perusahaan besar, coba perhatikan, coba cari tahu, menurut perusahaan besar itu, mereka yang butuh pelanggan atau pelanggan yang butuh mereka?

Jika Anda, merasa membutuhkan pelanggan dan merasa keberlangsungan bisnis Anda tergantung dengan para pelanggan, maka Anda pasti setuju, bahwa mereka perlu dijaga. Bahwa penting dibuat customer management. Sederhananya, susah-susah dapatin pelanggan, setelah dapat mau diapain?

9. How can you increase your revenue?

Sudah senang dapat pelanggan? Saatnya Anda memikirkan bagaimana mendapat keuntungan sebesar-besarnya untuk usaha Anda. Ngerjain pelanggan? Menipu mereka? Atau membuat jebakan Batman yang akan membuat mereka membayar lebih banyak? Siap-siap saja pelanggan Anda mundur teratur tanpa berita.

Ada cara yang lebih elegan ternyata untuk meningkatkan pendapatan usaha. Gunakan Horizontal Strategy atau Vertical Strategy. Kalau horizontal strategy, Anda menjual produk turunan atau pelengkap dari produk utama. Sedangkan vertical strategy, Anda menjual jumlah produk yang lebih banyak ke pelanggan yang sama. Caranya bagaimana? Balik lagi ke strategi pemasaran Anda.

10. How do you manage your cost?

Mana yang lebih penting, pengeluaran atau pemasukan. Dua-duanya kan, tapi tentu ada yang harus lebih Anda perhatikan ketika usaha sudah berjalan. Uniknya jawabannya bisa dua opsi. Kalau usaha Anda masih dalam tahap permulaan. Maka utamakan dulu pemasukan. Kalau biaya besar bagaimana, kan untungnya jadi kecil. Yaps betul, makanya hanya cocok untuk usaha yang baru berjalan, karena ketika Anda focus ke pemasukan, maka Anda akan fokus ke cara mencari pelanggan dan memasarkan produk Anda sebanyak banyaknya. Bukankah itu yang lebih penting terlebih dahulu daripada untung besar?

Setelah usaha Anda naik kelas ke tahap selanjutnya, dimana Anda sudah punya pelanggan tetap dan penjualan yang stabil setiap bulannya. Baru Anda fokus untuk mengurangi pengeluaran. Lakukan penghematan, efisiensi disemua hal, sehingga akan mendongkrak dan keuntungan yang akan Anda dapatkan.

11. What are your core resources?

Aktivitas utama yang penting atau utama dalam bisnis Anda apa? Memproduksi, mengirimkan, menyimpan atau apa? Ada 3 syarat sebuah aktivitas bisa dimasukkan kedalam core business yaitu, berkaiatan langsung dengan produksi, jika hal itu terganggung maka bisnis Anda juga teraganggu, pelanggan mau membayar untuk hal itu.

Adakah masalah dalam core business Anda? Segi kuantitasnya mungkin, segi kualitas atau segi harga hingga cara pembayarannya mungkin? Mana yang dari disebutkan di atas yang saat ini sedang mengganggu performa bisnis Anda, segera selesaikan dengan strategi yang sesuai untuk menjaga core business Anda.

12. How do you develop your team?

Apakah Anda seorang CEO? Bukan Chief Executive Officer maksudnya tapi Chief Everything Officer. Alias semua Anda yang ngerjain, semua Anda yang ngawasin. Sehingga kalau bukan Anda, maka semuanya tidak berjalan dengan lancar. Bila iya, mulailah membentuk tim kerja yang solid, yang bisa Anda ajak mengembangkan bisnis Anda di masa depan,

Untuk mendapatkan tim yang tangguh, Anda pelu mengembangkan sumber daya manusia mereka. Anda perlu menambah pengetahuan dan keahlian mereka. Anggarkan min. 10% dari anggaran belanja perusahaan Anda untuk pengembangan karyawan. Karena bagaimanapun karyawan merupkan asset terpenting dari sebuah perusahaan.

Nah, jadi banyak PR ya, setelah menjawab 12 pertanyaan di atas. Coba dulu, selesaikan satu per satu nggak ada ruginya kan. Malah untungnya berlipat ganda demi kemajuan bisnis Anda. Untuk mengetahui dan mempelajari tentang Smart business Map yang efektif diaplikasikan di bisnis Anda, coba cari jadwal pelatihan terdekat di kota Anda masing – masing ya.

SBM…Saatnya Naik Kelas

You Might Also Like

1 komentar

  1. tulisan bermanfaat tentang bisnis yang sangat inspiratif dan memotivasi mas

    jadi pengen punya bisnis sendiri

    terima kasih

    BalasHapus